Lidah berduri
Indah tanpa mata
Manis bukan rasa
Halus tak teraba
Begitulah silat lidah
Panas matahari ingin ditandingi
Sengat kalajengking hampir tersaingi
Busuk comberan kalah tanpa arti
Bagaimana tak terasa galau hati
Mondar-mandir menebar bunga
Mempesona para penikmat setia
Tak sadar duri ikut serta
Menusuk si pemilik tahta
Meski dikata manusiawi
Apa salah mawas diri
Agar hidup terakhiri
Dengan keindahan yang abadi
Sebab penjaga pasti menyertai
Terus mencatat kebobrokan diri
Tunduk pada titah ilahi
Sang Maha berhak menghakimi

2 komentar
Aiiih cakeepp!
REPLYKeren banget diksinya...
REPLYTerimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat