Syukur
Sorotan terik mentari
Mengaburkan mata hati
Menghilangkan duka diri
Terus mencari
Mengaburkan mata hati
Menghilangkan duka diri
Terus mencari
Barisan tebing karang
Berjajar rapi dipandang
Menginjak duri terkenang
Harus dibuang
Terpaan semilir angin
Meniup hawa dingin
Menyingkirkan panas batin
Semakin yakin
Meniup hawa dingin
Menyingkirkan panas batin
Semakin yakin
Hantaman debur ombak
Mengantar bergumul riak
Menggilas pasir seruak
Ingin teriak
Mengantar bergumul riak
Menggilas pasir seruak
Ingin teriak
Deritan manja pepohonan
Meracau tanpa tertahan
Mengumbar kemesraan
Terlalu nyaman
Meracau tanpa tertahan
Mengumbar kemesraan
Terlalu nyaman
Gelegar mesin perahu
Memecah rasa rindu
Membuyarkan lamunanku
Jadi malu
Memecah rasa rindu
Membuyarkan lamunanku
Jadi malu
Siulan para nelayan
Menghayal masa depan
Mengiringi langkah keindahan
Masih berjalan
Menghayal masa depan
Mengiringi langkah keindahan
Masih berjalan
Beginikah nasib lamunan
Gemuruh jiwa melepaskan
Ikatan buhul keangkuhan
Diam tertahan
Gemuruh jiwa melepaskan
Ikatan buhul keangkuhan
Diam tertahan
Andai peka merasakan
Gejolak penuh kesombongan
Menumpahkan keberuntungan
Pasti aman
Gejolak penuh kesombongan
Menumpahkan keberuntungan
Pasti aman
Tapi sudahlah terlanjur
Hidup mengikuti alur
Perbaiki sisa umur
Bertambah syukur
Hidup mengikuti alur
Perbaiki sisa umur
Bertambah syukur

10 komentar
Pinter bikin puisi.. hebat.
REPLYJadi kangen rumah, hhhh
REPLYAamiin
REPLYMohon bimbingannya kak
Perairan Indonesia emang ngangenin
REPLYBaguuss 😍
REPLYAku juga suka puisi kak, mampir yuk ke rumahku ☺
Nniicceee saya masih bingung mau bikin puisi..
REPLYNniicceee saya masih bingung mau bikin puisi..
REPLYSelalu kagum Sama orang yang pintar buat puisi. Diksinya sederhana tapi ngena
REPLYBagus ka...
REPLYAku suka
Subhanallah kaka-kaka kece pada mampir. Terimakasih
REPLYTerimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat