Tahapan Tazkiyatunnafs
Sesungguhnya mendidik fitrah anak adalah mendidik fitrah kita sendiri. Istilah kerennya adalah "raise your child raise your self."
Yakinlah bahwa Allah akan memampukan mereka yang terpanggil untuk mendidik amanah fitrah anak-anaknya. Kita bisa menjalankannya paralel dalam proses mendidik, yang diperlukan di awal adalah tazkiyatunnafs.
Nah, bagaimana agar para orangtua dapat menumbuhkan fitrah bersamaan dengan mendampingi anak-anak menumbuhkan fitrah mereka masing-masing?
Tazkiyatunnafs atau pensucian jiwa para pendidik maupun orangtua pada akhirnya menjadi syarat penting yang dianjurkan para praktisi pendidikan maupun oleh Kitabullah.
Berbagai fenomena yang membuat rusaknya fitrah anak-anak kita diakibatkan karena perilaku para orangtua dan pendidik yang "kering dan gersang" dari keyakinan kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
Sejak lebay obsesif, suka panik, mudah stress, galau, sedih, pesimis sampai malas tidak becus, pelit dan penakut lahir karena kosongnya jiwa atau menyimpangnya fitrah diri kita sebagai orangtua maupun pendidik.
Tahapan-tahapan tazkiyatunafs menurut beberapa ulama adalah sebagai berikut:
1. Mu'ahadah
Bagaimana kita mengingat dan menyadari kembali makna hidup dan kehidupan, menyadari kembali janji-janji pernikahan kita, menyadari kembali syahadah kita kepada Allah , menyadari kembali keyakinan yang mulai hilang karena tergerus duniawi.
2. Muraqabah
Bagaimana cara kita dalam memperbanyak amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah agar diberikan qoulan sadida; yaitu tutur, ucapan yang berkesan dan menyentuh hati anak, gagasan dan idea yang membuat anak bergairah, sikap dan tindakan yang indah dan layak diteladani.
3. Mujahadah
Bersungguh-sungguhlah dalam bertaubat atau mengembalikan fitrah kesucian kita demi anak anak, demi masa depan keturunan kita, demi akhirat kita kelak.
4. Muhasabah
Lakukan evaluasi setiap hari, kelalaian hati kita akan berdampak pada terlukanya fitrah anak-anak kita dan itu berarti kita telah menghilangkan masa depan seseorang yang diamanahkan kepada kita.
5. Muaqobah
Hukumlah diri kita secara positif jika memang bersalah dengan meminta maaf pada anak tanpa ragu, dengan menginfaqkan harta kita misalnya. Di sisi lain rayakanlah setiap tahap keberhasilan kita dalam merawat dan menumbuhkan fitrah anak-anak kita.
Wallahu 'alam bi shawab
#hebatcommunity
#fitrahbasededucation

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat