Keramaian di Dunia Maya Part 5
“Menulis itu membahagiakan. Jadi, kalau
saat ini kamu ngaku hobi menulis tapi kegiatan menulis belum membuatmu bahagia,
maka periksa hatimu, barangkali ada niat yang salah atau kamu hanya mengaku-ngaku
saja hobi padahal tidak.
Menulislah,
lalu berbahagialah. Terlepas nanti ada yang membaca atau tidak. Ada yang memuji
atau tidak.
Selalu percaya
dan yakin, bahwa setiap tulisan kita, nanti, akan menemukan jodohnya sendiri.
Menemukan nasibnya sendiri.” Sapa Bang Syaiha
diakhir sesi kelas Pre-ODOP malam Ahad itu. Sapaan ajaib ini yang mengantar
istirahat akhir pekanku sedikit lebih tenang. Berhari- hari dibuat ketagihan
dengan gerombolan chat yang selalu berada di tingkat teratas dinding Whatsapp
inipun mampu menghantui ketenangan malamku, inilah salahsatu sebab mengapa
kuputuskan untuk keluar dari kelas sebelumnya, ah mungkin waktu itu aku belum
bahagia.
Malam Ahad itu bertepatan dengan hari
ketujuh keberadaanku di grup Pre-ODOP batch 4, dimana sedang diadakan kelas
materi terakhir yang mendatangkan tamu dari kelas ODOP sebelumnya. Senangnya, baru
seminggu aja sudah didatangkan tamu inspirator, apalagi bisa bertahan sampai
akhir acara, kebayangkan bagaimana senangnya?
Moderator : “Malam ini kita ada kelas terakhir di PRE ODOP BATCH 4 ya.Tema
malam ini adalah Sharing Session dari ODOPer dan Tips Bertahan di ODOP. Materi
akan disampaikan oleh Bapak kita Pak Suparto.”
Narasumber : “Assalamu'alaikum . Selamat malam teman-teman ODOP Batch 4. Saya
diundang sekedar sharing tentang pengalaman ikut ODOP. Meski saya sendiri belum
menjadi apa-apa tapi saya merasakan betapa Odop sudah menjadi bagian dari hidup
saya. Sekilas perjalanan saya menemukan Odop bisa disimak ditulisan berikut http://supartoparto.blogspot.co.id/2017/09/berkembang-bersama-odop.html?m=0”
Moderator : “Saya garis
bawahi ‘Ada rasa rindu jika tidak bertemu.’Mungkin Pak Parto bisa jelaskan apa
yang dirindukan dari ODOP?”
Narasumber : “Karena Odop
sudah menjadi bagian dari hidup saya. Setiap waktu ingin bertemu teman-teman
Odop. Mereka yang menggerakkan semangat hidup saya.”
Moderator : “Silakan
teman-teman bisa langsung bertanya!”
Penanya : “Jenis
tantangan apa yang disukai Bapak ketika menulis?”
Narasumber : “Saya
menyukai semua jenis tantangan. Karena dari sinilah kita dituntut untuk belajar
tentang apa saja.”
Penanya : “Assalamualaikum
pak Parto, saya sangat salut dengan konsistensi bapak, tulisan-tulisan Bapak. Pertanyaan
saya adalah Apa filosofi hidup bapak?”
Bersambung....
.


Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat